
William Bill Gates atau lengkapnya William Hanry Gates adalah tokoh dunia yang fenomenal dan memiliki misteri, namun demikian tokoh yang satu ini sampai saat ini masih exist dalam menjalani perannya sebagai sang tokoh, dirinya tahu bahwa ia benar-benar tokoh dan pelaku, dan orang lainpun juga faham dengan hal itu.
Jika dalam benak anda mulai muncul pertanyaan “apa hubungannya dengan paragraph yang ini?”, maka disinilah Anda akan mulai menelisik ada apa dibalik kesuksesan Bill gates.. Baiklah…
Mari kita baca cerita selanjutnya..
Bill Gates terlahir dikota Seatle di kawasan Washington, pada tanggal 28 Oktober ’55. setelah selesai pada sekolah dasar, bill muda melanjutkan sekolah di kawasan Lakeside. Dalam masa-masa SMA Bill Gates telah memiliki bisnis Micro-komputer untuk systemasi traffic jalan raya. Dan bisnis ini telah mampu memberinya penghasilan yang cukup dimasa ia remaja, sehingga pada suatu hari tibalah hari apes Bill Gates, ketika sebuah perusahaan lain telah mengumumkan penemuan traffict light (pengatur lalulintas) yang automatis, bahkan penemuan itu saat ini dapat hidup dengan tenaga surya.. (upps maaf.. melewati batasan..)
kembali pada paragraphnya Bill Gates.., pada suatu senja Bill yang morilnya telah lemas ini, berjalan tanpa pemikiran yang pasti karena telah kehilangan sumber pengisi dompetnya.. dalam ke-sempoyong-annya itulah sang Bill ini melewati bak-sampah yang ternyata didalamnya beberapa menit lalu Xerox Corp. baru membuang softwarenya.. tertarik dengan kemasan yang di buang cuma-cuma inilah Bill Gates membawa software Xerox tersebut ke lab. Universitas Harvard untuk diketahui source code-nya.
Ketika itulah dikepala Bill Gates timbul pertanyaan “ada apa dengan Xerox, kok tega betul membuang source code yang begini handal?” cari-mencari tahu ternyata software yang dibuat Xerox tersebut tidak dapat diaplikasikan untuk system opearasi Xerox copier.
Setelah sang Bill menguji terkait kemungkinan adanya “probabilitas” terhadap source code tersebut, dengan segera Bill melakukan penawaran untuk membeli software Xerox yang mangkrak tersebut agar setelah itu dapat di-patent-kan.. Nhaaach saudara.. setelah nego demi nego di lakukan Bill dan Xeroc sepakat dengan transaksi tersebut dengan acuan bahwa Bill Gates akan selalu mencantumkan source code Xerox dalam produk-produk Microsoft… Jika anda ingin mengakses buktinya? Silakan Buka
Explorer >> Partisi Windows (C:) Program Files/Xerox.
Setelah dipoles dengan bahasa yang disebut BASIC, maka terlahirlah operating system yang bergelar Microsoft Data Operating System (MSDOS), sedang cara paling mudah untuk mengakses Command line MSDOS berikut langkah mudahnya..
>> start >>program >> run >> cmd >> cd.. cd.. C:\
Jika anda ingin menguji HDD anda dengan C: prompt tuliskan command line berikut:
C:\chkdsk (enter) maka proses pemeriksaan HDD akan berjalan jika HDD Anda dalam kondisi sehat wal’afiat atau sebaliknya.. Jadi begitulah sejarah panjang yang dialami William Henry Gates untuk tetap eksis sampai saat ini..
Terimakasih….(copy from : http://www.bazif.co.cc)
Foto Keluarga
Connect to :
Blog Archive
-
►
2011
(1)
- ► Jul 3 - Jul 10 (1)
-
►
2010
(11)
- ► Sep 19 - Sep 26 (1)
- ► Apr 25 - May 2 (2)
- ► Apr 4 - Apr 11 (5)
- ► Feb 28 - Mar 7 (1)
- ► Jan 17 - Jan 24 (1)
- ► Jan 3 - Jan 10 (1)
-
►
2009
(30)
- ► Dec 27 - Jan 3 (2)
- ► Dec 20 - Dec 27 (2)
- ► Dec 6 - Dec 13 (1)
- ► Nov 22 - Nov 29 (1)
- ► Nov 1 - Nov 8 (3)
- ► Oct 4 - Oct 11 (1)
- ► Sep 20 - Sep 27 (2)
- ► Sep 6 - Sep 13 (1)
- ► Jul 5 - Jul 12 (3)
- ► Jun 28 - Jul 5 (1)
- ► May 24 - May 31 (9)
- ► Apr 5 - Apr 12 (1)
- ► Mar 8 - Mar 15 (1)
- ► Feb 22 - Mar 1 (2)
Monday, March 1, 2010
Bill Gates dan Xerox
Sunday, January 17, 2010
Renovasi Masjid Nabawi senilai 36 Jembatan Suramadu

Keelokan dan keindahan Masjid Nabawi Al-Munawaroh sangat menakjubkan.
Pernahkah Saudaraku menghitung berapa jumlah kubah yang bergerak ?
Berapa banyak tiang penyangga Masjid yang Mewah, Anggun, dan Kokoh itu ?
Marilah kita simak bersama :
1. Kubah bergerak 27 buah
2. Emas yang digunakan untuk ornamen 68 kg
3. Tiang di lantai dasar 2.174 buah
4. Tembaga yang digunakan 1.600 ton
5. Tiang di basement 2.554 buah
6. Luas basement 79.000 m2
7. Tiang di lantai atas (sath) 550 buah
8. Tangga bergerak (eskalator) 4 buah
9. Tangga biasa 18 buah
10. Berat satu pintu kayu 2,5 ton
11. Kamera pengawas di dalam/ luar masjid 543 buah
12. Luas halaman masjid 235.000 m2
13. Halaman yang berlantai granit berwarna 45.000 m2
14. Halaman yang berlantai marmer putih 195.000 m2
15. Kedalaman pondasi 5,4 m
16. Luas maqshuroh selatan 100 x 5 m
17. Panjang terowongan untuk instalasi pipa AC 7 km
18. Lebar terowongan 6,10 m
19. Tinggi terowongan 4,10 m
20. Luas pusat pembangkit listrik dan AC 70.000 m2
21. Luas Area parkir mobil dibawah halaman mengitari masjid di selatan, barat dan utara 290.000 m2
22. Daya tampung area parkir mobil 4.444 bh
23. Jumlah menara 10 buah
24. Tinggi menara 72 m 2 buah
25. Tinggi menara 104 m, tinggi hilal 6 m, berat 4,5 ton 6 buah
26. Menara utama 44,53 m 1 buah
27. Menara di Babus Salam setinggi 38,85 m 1 buah
28. Jumlah kran ruangan bawah tanah 4 lantai untuk wudlu 6.000 buah
29. Jumlah kamar mandi / WC 2.000 buah
30. Perluasan Saudi I dan bangunan al Majidi seluas 16.326 m2 28.000 org
31. Perluasan Saudi II lantai dasar seluas 82.000 m2 167.000 org
32. Perluasan Saudi II lantai atas seluas 67.000 m2 90.000 org
33. Halaman untuk sholat seluas 135.000 m2 250.000 org
34. Total daya tampung 535.000 org
Sumber:
Sejarah Madinah Munawarah, Dr.Muhammad Ilyas Abdul Ghani, Al-Rasheed Printers, Madinah, 1426 H.
Berapa biaya yang dikeluarkan ?
Sungguh fantastis biaya memperluas masjid menjadi 82.000 m2 tahun 1414 H yang meliputi bangunan-bangunan terdahulu sebesar RS 72,2 M atau kurang lebih Rp.180 triliun.
Iniliah proyek perluasan paling besar sepanjang sejarah Masjid Nabawi.
Bandingkan dengan Jembatan Suramadu sepanjang 5,4 km membutuhkan waktu pembangunan selama 6 tahun menelan biaya kurang dari Rp. 5 triliun.
Subhanalloh, Alhamdulillah, Allohu Akbar, segala puji hanya untuk Alloh swt.
Semoga menambah keimanan kita, Amiiin.(dari : pm7678.tk)
Sunday, January 3, 2010
The Burj Dubai

The Burj Dubai saat ini merupakan Gedung tertinggi di dunia. Subhanalloh tingginya 800 meter. Yakinlah bahwa The Burj Dubai dan gedung tinggi yang akan datang tidak akan pernah menyentuh bintang di langit ciptaan Alloh SWT.
Sunday, December 27, 2009
Haji Sudjiono

Saya dapat kiriman foto dari Mas Sudjiono ketika menunaikan ibadah haji tahun 1429H atau tahun 2008. Kalau tidak salah foto di Madinah dengan background Masjid Nabawi. Semoga menjadi haji/hajjah yang mabrur dan bagi yang belum segera mendapat kesempatan untuk menunaikannya. Amin ya robbal 'alamin. (Purwanto)
Keutamaan Al-Qur'an

Al Qur'an adalah undang-undang (dustur) yg komprehensif bagi seluruh hukum Islam. Al Qur'an adalah sumber mata air yang melimpahkan kebaikan dan hkmah pada hati-hati yang beriman. Dan, membacanya merupakan seutama-utama amalan untuk taqarrub kepada Allah SWT.
Ibnu Mas'ud RA meriwayatkan bahwa Nabi SAW, bersabda : "Sesungguhnya Al Qur'an ini merupakan jamuan makan (مأدٌبة) dari Allah, maka bergegaslah nebuju jamuanNya semampu kalian. Al Qur'an ini adalah tali Allah, cahaya yang terang, obat penyembuh yang bermanfaat, perisai bagi yang berpegang teguh dengannya, dan penyelamat bagi yang mengikuti (petunjuk)nya. Al Qur'an tidak menyimpang , hingga perlu ditegur dan tidak bengkok, hingga perlu diluruskan. Keajaiban Al Qur'an tidak akan pernah habis dan banyak yang membacanya tidak membuat menjemukan. Bacalah Al Qur'an karena sesungguhnya Alloh akan memberi pahala kepadamu karena bacaan itu. Yaitu untuk setiap hurufnya sepuluh kebajikan. Saya tdk katakan kepada kalian "alif laam mim" itu satu huruf, tetapi "alif" satu huruf. "lam" satu huruf, dan "mim" satu huruf. (HR. Hakim)
Wednesday, December 23, 2009
Haji Djoko Witono


Alhamdulillah, Pak Djoko Witono sekalian telah selesai menunaikan rukun Islam yang ke-5 (terakhir) yaitu ibadah haji ke Mekkah. Juga telah ziarah ke makam Nabi Muhammad SAW di Madinah. Foto di atas kalau tidak salah waktu di Masjidil Haram Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah. Foto2 lain dapat dilihat di Slideshow Aktivitas Keluarga. Semoga Pak Haji Djoko Witono sekalian menjadi haji/hajjah yang mabrur. Bagi yang belum segera mendapat kesempatan untuk menunaikannya. Amin ya robbal 'alamin. (Purwanto)
Sunday, December 20, 2009
Alhamdulillah ketemu Joko

Juni 2007, sebelum bertolak ke Singapore dan Malaysia, saya sempatkan mampir Batam dan ketemu adikku Joko dengan kedua anaknya, sayang tidak ketemu isterinya karena sedang keluar. Desember 2009, dia ke Surabaya karena dapat tugas mengawal dan mengontrol container di Pelabuhan Tanjung Perak dan disempatkan mampir Gresik dan Madiun. Kita do'akan semoga ini pertanda baik, makin meningkat rejeki dan juga meningkat imannya. Amin. (Kiriman : Purwanto)
Saturday, December 12, 2009
Silaturahmi di rumah Bu Win Budiman


Pada hari Sabtu, tanggal 12-12-2009 Bu Win Budiman mengundang keluarga untuk bersilaturahmi di rumahnya, Ngegong, Madiun(sebelah timur SMAN3 Madiun). Alhamdulillah, semuanya berjalan lancar meskipun karena satu dan lain hal ada yang tidak bisa hadir. Mohon maaf kalau ada yang tidak kejepret, maklumlah bagian dokumentasinya belum profesional. Foto2 lain dapat dilihat di slide show Foto Aktivitas Keluarga.
Monday, November 23, 2009
Ada apa di dalam Ka'bah

Jangankan untuk masuk ke dalam Ka'bah, untuk mencium hajar aswad saja sangat sulit memerlukan kesabaran dan perjuangan mental dan phisik. Untuk ibu2 disarankan melihat dari jauh saja, karena sangat berat dan resikonya malah berdosa. Misalnya saya pernah melihat seorang ibu nekad sampai terlepas jilbabnya juga sebagian mukenanya, ini sama dengan membuka aurat di depan ka'bah, berdosa !, na'udzubillahi min dzalik.
Subhanalloh walhamdulillah, saya mendapat sebuah foto di dalam ka'bah dari seorang teman (foto di atas). Untuk masuk ka'bah adalah suatu mission impossible. Keluarga Presiden Suharto pernah diijinkan oleh Raja Fath masuk ka'bah. Kalau kita cukuplah melihat fotonya.... (kiriman : Purwanto)
Thursday, November 5, 2009
Selamat Jalan & Selamat Datang

Tahun ini (2009) bulan Oktober ada 2 peristiwa. Pertama ada beberapa saudara kita menunaikan rukun Islam ke 5, ibadah haji. Mas Witono beserta istri Mbak Kesi(putra bulik Sulastri) dan mas Siswanto beserta istri Mbak Puji(putra bu puh Piyah Djaidi) . Kami, Kesi Gatot sklg mengucapkan selamat jalan,selamat menunaikan ibadah haji untuk menyempurnakan ibadah kita sbg orang muslim. Mudah mudahan menjadi haji nan mabhrur dan bisa menjadi inspirasi bagi kami dan seluruh klg besar Soedjarwo untuk segera bisa menyusul jejak mas Witono dan mas Siswanto . Selamat jalan sampai ketemu lagi doa kami mudah2an diberi kemudahan dan kelancaran dalam menunaikan haji. Amiin.......
Peristiwa kedua tgl 27 Oktober 2009 adik Bambang sklg( putra bulik Soelastri) pindah tugas dari Lampung menuju kota Tangerang. Karena jarak tinggal kami yang jauh sehingga kami tidak sempat membantu dan menyambut kepindahan mereka. Hari kerja di Jakarta terlalu padat untuk menempuh perjalanan se-Jabodetabek sehigga saya dan mas Gatot hanya memantau by phone. Alhamdulillah Bambang sdh bisa mengatasinya. Yang semula klg di Madiun sangat mengkhawatirkan Bambang sbg anak ragil. I think Bambang sudah dewasa pasti bisa membereskan. Selamat datang Bambang sklg. Mudah2 cepat untuk beradaptasi dg Megapolitan yg sarat dg permasalahan yg sangat kompleks. Selamat belajar kehidupan Jakarta dan sekitarnya. Dimana bumi dipijak di sana langit dijunjung. Welcame to Jakarta. Endang Sri Sukesi.
Monday, November 2, 2009
Rumah Petak Milik Nabi

Kamis, 19 November 2009 | 13:54 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Bersujud di depan makam Nabi Muhammad SAW rasanya seperti tersedot magnet raksasa. Ada rasa haru yang mengiris-iris. Bukan kesakralan makam itu yang membuat banyak orang--termasuk saya--sesenggukan. Bukan pula tawaran pahala yang dijanjikan bila salat di Raudah--wilayah antara makam Nabi dan mimbar khutbah di Masjid Nabawi--yang membuat tubuh ini lunglai. Tapi, bayangan betapa sederhananya rumah Nabi itulah mata kami sembab.
Makam itu persis ada di rumah Nabi dulu. Rumah yang mungil. Bahkan, rumah tipe 21 pun masih lebih luas dari rumah Nabi. Ukurannya mungkin sama dengan rumah-rumah petak yang ada di Jakarta. Rumah itu kini masuk dalam bagian Masjid Nabawi dan hanya ditutup ukiran kayu. Di dalam rumah itu ada makam Nabi, Abu Bakar dan Umar bin Khattab.
Nabi yang diagungkan itu--bahkan para malaikat pun tak henti membaca shalawat untuknya--ternyata hidup jauh dari standar sederhana. Tak ada AC atau penghangat saat angin dingin membekukan Madinah. Tak ada kasur empuk atau spring bed. Tak ada sofa mewah atau kursi ukiran yang melingkar-lingkar. Tak ada kemewahan seperti yang ditawarkan Electrolux, King Koil, Panasonic, Avanza, atawa Lexus. Juga tak ada keindahan seperti yang disodorkan Dolce & Gabbana, Gucci.
Umar pernah minta izin menemui Nabi SAW. Ia melihat beliau sedang berbaring di atas tikar kasar terbuat dari pelepah Tamar. Sebagian tubuh Nabi tampak berada di atas tanah. Dia juga cuma berbantalkan pelepah kurma. Umar pun menangis.
"Mengapa engkau menangis?" Nabi bertanya. Umar menjawab, "Bagaimana aku tidak menangis. Tikar ini membuat bekas pada tubuhmu. Engkau ini Nabi Allah dan kekasihNya. Kekayaanmu hanya yang aku lihat sekarang ini. Sedangkan Kisra dan kaisar lainnya duduk di singgasana emas dan bantalnya sutera".
Mungkin ingatan cerita ini membuat tubuh saya dan orang-orang di sekitar saya menggigil dan menangis. Teringat garis-garis bekas pelepah di pipi Nabi. Lalu melayang lagi percakapan Nabi dan Umar.
Nabi pun menasehati Umar, "Mereka (kaisar dan orang kaya) telah menyegerakan kesenangannya. Itu akan cepat berakhir. Kita adalah kaum yang menangguhkan kesenangan yang nantinya kita pakai untuk hari akhir. Perumpamaan hubunganku dengan dunia adalah seperti orang yang bepergian pada musim panas. Sejenak berlindung di bawah pohon, kemudian berangkat dan meninggalkannya. "
Kata Nabi lagi, sisakan kesenangan di dunia ini untuk bekal akherat. Dalam sepekan, tahanlah nafsu, lapar dan haus, paling tidak dua hari. Lakukan shaum senin-kamis. Dua puluh empat jam sehari, sisakan waktu satu-dua jam untuk sholat fardlu dan membaca al-Qur'an. Delapan jam waktu tidur, buanglah barang 15 menit saja untuk sholat tahajud.
"Celupkan tanganmu ke dalam lautan," ujar Nabi Saw ketika sahabat yang bertanya tentang perbedaan dunia dan akherat. "Air yang menempel di jarimu itulah dunia. Sisanya adalah akherat".
Bayangan cerita itu semakin membuat kami ini tak sanggup mengangkat kepala dari sujud di depan makam Nabi. Duh Gusti, ampuni kami.
Agar Tak Buntung Saat Menukar Rupiah ke Riyal

Informasi ini dapat dipakai oleh jama'ah haji tahun depan (yang akan datang), karena jama'ah tahun ini sudah di tanah suci, bahkan saat ini mereka sudah mempersiapkan wuquf di Arafah.
Selasa, 27 Oktober 2009 | 16:57 WIB, TEMPO Interaktif, Jakarta: Menukar uang untuk bekal pergi haji ke Arab Saudi itu gampang-gampang susah. Kalau tak hati-hati bisa-bisa kita terbentur pada harga Riyal yang mahal. Saat ini normalnya, satu Riyal setara dengan Rp 2.540. Namun, saat musim haji seperti sekarang ini di money-changer biasanya mencapai satu Riyal = Rp 2.700 atau bahkan Rp 3.000. Bagaimana agar kita mendapatkan kurs Riyal yang murah?
1. Usahakan tukar tidak dekat musim haji. Semakin dekat musim haji, maka akan semakin mahal kurs Riyal
2. Kalau terpaksa menukar di musim haji, tukarlah Rupiah di Indonesia, bukan di Arab Saudi. Di Arab harga satu riyal bisa setara dengan Rp 3.000 sampai Rp 3.300. Di Tanah Suci biasanya kursnya lebih mahal kecuali kita bisa menukar ke sesama jemahaan haji dengan "harga pertemanan."
3. Hindari menukar uang di embarkasi atau di bandara keberangkatan. Kurs satu Riyal biasanya sudah mulai tinggi sekitar Rp 2.700 hingga Rp 3.000 bahkan bisa lebih.
4. Lebih baik menukar di money changer besar, bukan agen di jalan-jalan.
5. Beberapa jemaah haji yang pintar mereka menukar rupiah dengan pergi ke bandara Soekarno Hatta di Terminal kedatangan TKI. "Di sana kursnya dua bulan sebelum haji bisa murah, hingga Rp 2.500," kata seorang jemaah haji.
6. Bila terpaksa menukar Rupiah di Tanah Suci, akan lebih murah bila kita menukar dengan sesama jemaah haji yang sudah akan pulang ke Indonesia. Mereka biasanya akan banting harga karena berpikir lebih baik bawa pulang rupiah ketimbang Riyal.
Selamat berburu Riyal.BS
Saturday, October 10, 2009
Silaturahmi ke Pak Suncoko


Alhamdulillah, meskipun sudah pertengahan bulan syawal, Bu Lik Sulastri, saya dan adik-adik masih ada waktu untuk berkunjung silaturahmi ke rumah Pak Suncoko di Kediri pada hari Sabtu tanggal 18 Syawal 1430 H atau tanggal 10-10-2009. Beliau berdua sehat wal'afiat bahkan ketika kami tiba di sana beliau masih menghadiri acara Halal Bihalal. Mas Yoyok sekeluarga sebenarnya sedang di sana tetapi masih menghadiri manten di Trenggalek, maaf mas Yoyok kami tidak bisa menunggu.....
Saturday, September 26, 2009
Mas Yoyok dan keluarga
Pak Suntjoko sekalian diderekne Mas Yoyok dan keluarga silaturahmi dengan keluarga Madiun dan Ponorogo pada tgl 8 Syawal 1430H atau 27 September 2009. Foto di atas diambil di rumah Bu Sulastri Madiun, karena Pak Sun sekalian sare di rumah Bu Puh Sri Purworejo.
Supriadi dari Pangkalanbun
Supriadi adalah putra ke-4 Lik Pur yang sekarang menetap di Pangkalanbun Kotawaringin Barat Kalimantan Tengah. Sudah dikaruniai 2 puteri yang cantik-cantik yaitu Indah dan Shintia. Foto di atas diambil ketika mereka bersilaturahmi ke tanah kelahirannya yaitu di Desa Banaran(foto bawah). Sayang sekali Indah tidak ikut sehingga yang ada di foto itu hanya Shintia saja. Semoga mereka menjadi anak-anak yang sholehah. Amin. Foto atas : di rumah Pak Sudarmawan.
Pesan Keluarga :
Profile
- Markoem Setyo Soedjarwo
- Madiun, Jawa Timur, Indonesia
- Pasangan MS Soedjarwo (Mbah Kung) dan Insarjinah (Mbah Uti) mempunyai 7 anak kandung, 1 anak angkat dan puluhan anak asuh, mempunyai kira2 40 cucu, puluhan buyut dan beberapa canggah. Mbah Kung wafat pada tanggal 3-6-1975 dan Mbah Uti menyusul pada tanggal 22-5-1983. Almarhum dan almarhumah dimakamkan di Desa Banaran, Geger, Madiun. Di desa ini beliau puluhan tahun mencurahkan tenaga dan pikiran sebagai pendidik sampai pensiun.
Visitor's Counter
Analog Clock
Kalender H & M
Komentar tentang Blog ini
Pesan dan Kesan
Translator E-I dan I-E
Translator
Daftar Isi :
- 0. Kata Pengantar (1)
- 1. Keluarga Sriwening (1)
- 2. Keluarga Soentjoko (1)
- 3. Keluarga Soelastri (1)
- 4. Keluarga Basuki (1)
- 5. Keluarga Purwantini (1)
- 6. Keluarga Umiati (1)
- 7. Keluarga Darmadji (1)
- 8. Keluarga Ismadi (1)
- Alhamdulillah ketemu Joko (1)
- Anak cucu Pak Dhe Sukat (Kejuron) (1)
- Anak-anak Karbitan (1)
- Bill Gates dan Xerox (1)
- Fenomena Orgonite (1)
- Foto di dalam Ka'bah (1)
- Gempa Jawa (1)
- Haji Djoko Witono (1)
- Haji Sudjiono (1)
- Hanoman dan Shinta (1)
- Hikmah baca Al-Qur'an (1)
- Info pendaftaran Telkom (1)
- Jadwal Piala Dunia 2010 (1)
- Keutamaan Al-Qur'an (1)
- Kiat Sukses dan Sehat (1)
- Labbaika Allohumma Labbaika.... (1)
- Mas Yoyok dan keluarga (1)
- Masjid Nabawi (1)
- Mbak Dian dadi manten (1)
- Membuat Orgonite (1)
- Menukar Rupiah dengan Riyal (1)
- Pak Bas wafat (1)
- Rumah Petak Milik Nabi (1)
- Silaturahmi di rumah Bu Win Budiman (1)
- Silaturahmi ke rumah Pak Suncoko (1)
- SP2010 (1)
- Suko Widodo's Note (1) (1)
- Suko Widodo's Note (2) (1)
- Suko Widodo's Note (3) (1)
- Supriadi (1)
- Terapi Air Putih (1)
- The Burj Dubai (1)
- UU Lalin 22/2009 (1)